Daftar Isi Artikel
Cara Setting DNS Melalui Panel Plesk
Panduan lengkap cara setting DNS melalui Panel Plesk dengan langkah-langkah mudah. Tambah, edit, atau arahkan record A, CNAME, MX, TXT dan lainnya di Plesk Control Panel.
Mengapa Setting DNS di Panel Plesk Sangat Penting?
Pengaturan DNS yang salah bisa menyebabkan website down atau email tidak terkirim. Berikut dampaknya:
Akses Website Terhambat
DNS salah mengakibatkan domain tidak resolve ke server, menyebabkan website tidak bisa diakses.
Masalah Email Delivery
MX record yang tidak tepat bisa membuat email gagal terkirim atau masuk spam.
Keamanan Rendah
TXT record untuk SPF/DKIM/DMARC membantu mencegah spoofing dan meningkatkan keamanan.
SEO dan Performa
DNS optimal memastikan kecepatan akses dan keandalan, yang mempengaruhi ranking SEO.
Langkah-langkah Setting DNS di Panel Plesk
Ikuti panduan step-by-step ini untuk mengatur DNS dengan benar di Plesk
Login ke Panel Plesk
Masuk ke Plesk Control Panel menggunakan URL, username, dan password yang diberikan saat aktivasi layanan hosting/VPS di Hoster.co.id.
Tips Ahli dari Hoster:
Gunakan bookmark untuk URL Plesk agar akses lebih cepat. Aktifkan 2FA jika tersedia untuk keamanan ekstra.
Jika lupa password, gunakan fitur reset password melalui email terdaftar.
Masuk ke Menu Websites & Domains
Setelah berhasil login, klik menu Websites & Domains pada domain yang ingin Anda atur DNS-nya.
Strategi Manajemen:
Jika mengelola multiple domain, gunakan search bar untuk menemukan domain cepat.
Pastikan domain aktif dan tidak suspended sebelum mengatur DNS.
Buka DNS Settings
Pada halaman domain, klik tombol DNS Settings atau Manage DNS.
Keamanan Tambahan:
Pastikan DNS server Plesk aktif jika menggunakan internal DNS.
Jika menggunakan external DNS, nonaktifkan DNS di Plesk untuk menghindari konflik.
Tambah DNS Record Baru
Klik tombol Add Record untuk menambahkan record DNS baru.
Tips Tambah Record:
Backup DNS zone sebelum menambah record baru untuk recovery jika error.
Pilih tipe record sesuai kebutuhan seperti A untuk IP, CNAME untuk alias.
Isi Data Record DNS
Pilih tipe record dan isi sesuai kebutuhan:
β’ A Record β Mengarahkan domain/subdomain ke alamat IPv4
β’ AAAA Record β Mengarahkan ke alamat IPv6
β’ CNAME β Membuat alias ke domain lain
β’ MX β Mengatur mail server (contoh: Google Workspace, Zoho Mail)
β’ TXT β Untuk verifikasi domain, SPF, DKIM, DMARC
β’ SRV β Untuk layanan seperti VoIP atau game server
β’ CAA β Menentukan Certificate Authority yang diizinkan
Setelah selesai, klik OK atau Apply.
Tips Isi Data:
Gunakan TTL rendah (e.g., 300) untuk perubahan cepat selama testing.
Verifikasi data dua kali sebelum apply untuk menghindari kesalahan.
Tunggu Propagasi DNS
Setelah perubahan disimpan, tunggu proses propagasi DNS (biasanya 2-72 jam). Anda bisa cek status propagasi di situs seperti whatsmydns.net.
Tips Propagasi:
Flush DNS cache lokal dengan ipconfig /flushdns (Windows) atau sudo systemd-resolve --flush-caches (Linux).
Selama propagasi, website mungkin tidak stabil; informasikan user jika perlu.
Tips Tambahan & Best Practices untuk Manajemen DNS di Plesk
Ikuti praktik terbaik ini untuk mengelola DNS secara efektif dan aman
Gunakan External DNS jika Diperlukan
Nonaktifkan DNS internal Plesk jika menggunakan nameserver eksternal seperti Cloudflare untuk performa lebih baik.
Backup DNS Zone Secara Rutin
Ekspor DNS zone dari Plesk untuk backup sebelum perubahan besar.
Manajemen Subdomain
Tambah record untuk subdomain seperti blog.domain.com dengan A atau CNAME.
Konfigurasi MX untuk Email Eksternal
Atur MX record untuk layanan seperti Google Workspace dengan prioritas yang benar.
Optimasi TTL
Gunakan TTL rendah selama pengujian, tingkatkan ke 3600 untuk produksi.
Tambah Record Keamanan
Implementasikan TXT untuk SPF, DKIM, DMARC guna mencegah email spoofing.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Saat Setting DNS di Plesk
Hindari jebakan ini untuk mencegah downtime atau masalah resolusi
Lupa Propagasi
Jangan asumsikan perubahan langsung efektif; selalu tunggu dan cek propagasi.
Konflik Nameserver
Jangan gunakan Plesk DNS jika domain diarahkan ke external NS tanpa disable internal.
Salah Prioritas MX
Atur prioritas MX rendah untuk server utama; kesalahan ini bisa reroute email salah.
False Positive Warning
Abaikan warning 'website offline' jika DNS eksternal; ini sering false positive di Plesk.
Firewall Blok Port DNS
Pastikan port 53 terbuka di firewall untuk resolusi DNS yang benar.
Subdomain Tidak Resolve
Tambah wildcard atau specific record untuk subdomain; jangan abaikan verifikasi.
Tools untuk Memeriksa Propagasi DNS
Gunakan tools ini untuk verifikasi dan troubleshooting DNS
WhatsMyDNS.net
Global CheckerCek propagasi dari multiple lokasi worldwide.
DNSChecker.org
Multi-RegionLookup DNS records dari server di berbagai region.
Google Dig Tool
Command-LineGunakan dig untuk query DNS secara detail.
Butuh Bantuan Setting DNS?
Tim support Hoster siap membantu konfigurasi DNS di Plesk untuk hosting Anda.
Checklist Manajemen DNS Bulanan
Lakukan checklist ini setiap bulan untuk memastikan DNS optimal
Kesimpulan & Action Plan
Panduan Lengkap Setting DNS di Plesk
Poin Penting
- Ikuti 6 langkah sederhana untuk setting DNS di Plesk
- Terapkan best practices untuk manajemen DNS efektif
- Hindari kesalahan umum untuk mencegah downtime
- Gunakan tools checker untuk verifikasi propagasi
Timeline Pengelolaan
"Pengelolaan DNS yang baik adalah fondasi dari website yang andal dan aman."
- Tim Ahli Hoster.co.id
Siap Mengatur DNS Anda?
Mulai dengan hosting Plesk teroptimasi dari Hoster
Konfigurasi DNS Sekarang*Dapatkan bantuan gratis dari support kami